Desember 7, 2022

Radio Informasi dan Hiburan

Pembelajaran Tatap Muka SD dan SMP di HSS Dimulai

AmanditNEWS. Pembelajaran tatap muka untuk Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama di Kabupaten Hulu Sungai Selatan di mulai hari ini, Senin (4/11/2021), tentunya dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat dan dilakukan dengan sistem bergilir, yaitu tidak semua kelas yang dihadirkan.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Siti Erma pada program Bupati Menjawab membahas terkait persiapan belajar tatap muka di masa pandemi Covid-19 menyampaikan bahwa setiap sekolah, orang tua, dan dinas pendidikan di minta bertanggung jawab dan saling bekerja sama dalam pelaksanaan belajar tatap muka. Orang tua harus memberikan pernyataan bahwa mengizinkan anaknya untuk ikut pembelajaran tatap muka, tidak mengizinkan anak yang sakit untuk bersekolah, tidak memberikan uang jajan, dan orang tua dianjurkan mengantar jemput sekolah, serta bekali anak  dengan masker dan hand sanitizer.

Lebih lanjut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab HSS, Siti Erma menyampaikan bahwa pembelajaran maksimal berlangsung selama dua jam dan kapasitas siswa sendiri 50% dari ruangan kelas dan dilaksanakan secara bergantian jika jumlah siswa memang banyak. Sekolah juga diberi keleluasaan selama dua bulan ini mengatur siswa secara bergantian dalam pembelajaran tatap muka.

“Jika siswa di sekolah memang banyak, misalnya untuk SMP bisa saja di atur kelas VII A, VIII A, IX A pada hari pertama, di hari selanjutnya kelas VII B, VIII B, dan IX B, begitu seterusnya,” ucap Siti Erma, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab HSS.

Siti Erma, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab HSS juga menyampaikan hasil pemantauan sekolah bahwa sekolah-sekolah hampir 100% sudah siap dengan pelaksaan pembelajaran tatap muka. Seperti halnya surat izin anak bersekolah sudah diterima pihak sekolah dan disetujui oleh orang tua siswa. Keadaan kelas sudah tertata dengan duduk berjarak, tersedia tempat cuci tangan, sabun, masker, hand sanitizer, dan termogan juga sudah tersedia di sekolah. Sekolah juga sudah mengantongi SK Satgas Covid-19.

Terakhir, Siti Erma Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayan Kab HSS menjelaskan terkait kurikulum tidak harus semua dituntaskan, kurikulum yang sudah disederhanakan terkait dengan kecakapan hidup saja yang diajarkan, untuk SMP mata pelajaran Penjaskes, Seni Budaya, dan Prakarya ditiadakan dan penilaian bisa dilakukan di sela-sela pembelajaran mata pelajaran lain.

Jenjang sekolah Taman Kanak-Kanak dan PAUD akan diberlakukan pembelajaran tatap muka setelah dua bulan, melihat dari evaluasi jika tidak terdapat masalah dalam pelaksanaan pembelajaran tatap muka SD dan SMP.

Hari pertama pelaksanaan pembelajaran tatap muka ini ditinjau langsung oleh Bupati HSS, H. Achmad Fikry didampingi Kadisdik Kab. HSS dan KaDinkes Kab. HSS.

“Masing-masing sekolah ternyata memiliki strategi dalam penerepan protokol kesehatan sesuai dengan jumlah siswa yang ada,” ucap Bupati HSS, H. Achmad Fikry.

Bupati HSS, Achmad Fikry mengatakan bahwa fasilitas sekolah-sekolah sudah siap dan sesuai aturan protokol kesehatan untuk pembelajaran tatap muka, tetapi peran orang tua juga sangat diperlukan untuk mendukung dan mendorong siswa dalam mematuhi protokol kesehatan.

Bupati HSS Achmad Fikry juga menyampaikan pada hari pertama pembelajaran tatap muka ini pihak pemerintah daerah telah melaksanakan pemantauan ke seluruh sekolah yang melakukan pembelajaran tatap muka.

“Pemantauan dilaksanakan ke semua sekolah oleh seluruh OPD, Camat, dan Satgas Kecamatan, serta Satgas Desa, bahkan yang terjauh pun, seperti daerah Muning Dalam tetap dipantau untuk melihat proses awal pembelajaran tatap muka ini dilaksanakan,” jelas Bupati HSS, H. Achmad Fikry.

Reporter     : Alpisah Rina

Editor                   : Amutz

WhatsApp chat