Desember 7, 2022

Radio Informasi dan Hiburan

Wabup Gelar Audiensi Pembangunan dengan Milenial Pelaku UMKN.

AmanditNews.com.Wakil Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS) Syamsuri Arsyad Ber-Audiensi dengan Milenial Pelaku UMKM, mengambil tema Peran milenial bagi Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten HSS yang bertempat di Pedopo wakil Bupati HSS  ,Rabu ( 23/12/2020).

Pada Audiensi ini selain menghadirkan wakil Bupati Hss Sebagai Narasumber ,juga menghadirkan Narasumber lain yakni Dadin Manager PLN Ulp Kandangan, Yayasan Rumah Kreatif Nur Borneo dan Bank Kalsel Kandangan.

Dampak Pandemi menjadi Konsen Pemerintah Daerah (Pemda)  khususnya pada sektor Umkn yang juga ikut merasakan dampaknya ,Wabup mengatakan ada beberapa regulasi dan kebijakan yang di lakukan pemda diantaranya adalah membagikan modal kepada pelaku umkn terdampak covid .

“termasuk belum lama tadi kami memberikan 20 Smartphone  beserta paket data , tujuannya adalah mengedukasi para pelaku usaha yang tidak memiliki kemampuan secara tehnologi untuk tidak tertinggal , ini juga tentunya akan mempermudah dan membatu meningkatkan Promosi Umkn”. tambah nya.

lebih lanjut wabup syamsuri arsyad yang akrab di sapa Kak choe ini Berpesan pada milenial pelaku Umkn  yang baru akan memulai usahanya untuk bagaimana bisa membaca prilaku konsumen , bangun relasi jangan ada persaingan tetapi diubah menjadi berkolaborasi sehingga semua dapat saling bantu mambantu serta jangan minder untuk berbisnis  mulailah dari hal kecil.

“Segala sesuatunya itu pasti dimulai dari sesuatu yang kecil yang nantinya akan berkembang menjadi besar, serta yang sangat penting juga agar bisa membangun relasi dengan siapa saja, karena dengan banyak relasi akan sangat membantu dalam proses perkembangan usaha yang dijalankan” tutup wabup.

sementara manager Pln Ulp Kandangan Dadin  menyampaikan Pln sendiri memiliki program Kelistrikan guna mendukung umkn , Program super wow untuk pelanggan rumah tangga dan super merdeka untuk pelanggan tarif bisnis  serta juga ada potongan diskon 75% bagi pelanggan bisnis industri yang ingin melakukan perubahan daya sampai dengan max 16500 Va.

” untuk pelanggan yang termasuk kedalam golongan tarif bisnis bagi pelanggan Umkn terdapat benefit rupiah per kwh  lebih ringan di banding tarif rumah tangga” tambah Dadin.

 

Hawa selaku pemilik Yayasan Rumah kreatif Nur Borneo , yang membina dan memberikan bekal ke ahlian terhadap para ibu-ibu sekitar sejak tahun 2012.cukup berhasil mencetak  tenaga trampil yang menghasilkan berbagai produk.

Dirinya juga menceritakan permasalahan permodalan juga menjadi salah satu kendala yang di hadapinya , saat ini  pendanaan yayasannya masih bersumber pada dana Pribadinya.

menanggapi Hal tersebut Bank Kalsel yang memiliki Produk permodalan dalam Bentuk Kredit Usaha Rakyat  dengan Bunga yang ringan , proses capat dan persyaratan yang ringan , jelas Aan  Narasumber dari Bank kalsel kandangan.

Aan juga mengajak Bagi para Peserta audiensi yang hadir dan juga yayasan kreatif nur Borneo untuk bisa memanfaatkan  Produk Pembiayaan berupa KUR ini sebagai solusi untuk permodalan.

 

 

 

WhatsApp chat